Mengapa Kereta di Jepang Begitu Sunyi — Dan Mengapa Penumpang Menyukainya
Kalau kamu pernah naik kereta di Jepang dan merasa seperti tidak sengaja masuk ke perpustakaan — kamu tidak sedang berkhayal. Kereta Jepang memang benar-benar sangat sunyi. Dan jujur saja, hal ini mengejutkan banyak wisatawan.
Tapi begini: ini bukan soal daftar panjang aturan ketat yang harus kamu hafalkan. Ini tentang sesuatu yang jauh lebih menarik — sebuah pemahaman budaya bersama yang, begitu kamu memahaminya, ternyata sangat masuk akal. Dan yang paling menarik? Orang Jepang sendiri tahu bahwa kesunyian kereta mereka itu tidak biasa. Banyak dari mereka yang akan mengakuinya.
Kami mengumpulkan 177 pendapat nyata dari orang Jepang tentang kebisingan di kereta — telepon, mengobrol dengan teman, dan suara yang bocor dari earphone — untuk mengetahui apa yang mereka benar-benar pikirkan, apa yang benar-benar mengganggu mereka, dan apa yang mereka ingin wisatawan ketahui.
Panduan Cepat
| Situasi | Apa Kata Orang Jepang | |
|---|---|---|
| 🟢 Santai saja | Ngobrol pelan dengan teman | Ngobrol itu boleh — cukup jaga volume yang menunjukkan kamu sadar ada orang lain. "Dua puluh persen ngobrol, delapan puluh persen perhatian." |
| 🟡 Baik untuk diketahui | Telepon | Aturan khas Jepang. Kalau perlu menerima telepon, turun di stasiun berikutnya. Bilang cepat "nanti saya telepon balik" biasanya tidak masalah. SMS selalu boleh. |
| 🔴 Perlu diperhatikan | Musik keras / kebocoran suara earphone | Ini benar-benar mengganggu orang — dan berlaku untuk semua, bukan hanya wisatawan. Gunakan earphone in-ear atau noise-canceling, dan lakukan ritual penglaju Jepang: cek apakah suaranya benar-benar masuk ke earphone-mu. |
Satu hal yang perlu diingat: Kesunyian kereta Jepang bukan soal aturan — ini soal kuuki wo yomu (空気を読む — membaca suasana). Rasakan suasana gerbong, sesuaikan energimu, dan kamu akan langsung pas. Dan jujur saja, setelah seharian menjelajah, kamu mungkin akan menemukan bahwa kesunyian ini adalah salah satu hal terbaik dari naik kereta di Jepang.
Bagaimana Kami Mengumpulkan Suara-Suara Ini
Kami mengumpulkan 177 tanggapan berbahasa Jepang dari tiga topik kebisingan kereta: telepon di kereta (42 tanggapan), mengobrol dengan teman (65 tanggapan), dan kebocoran suara earphone (70 tanggapan). Sumber meliputi Yahoo! Chiebukuro (platform tanya jawab terbesar di Jepang), Girlschannel, Togetter, note.com, serta artikel dari Diamond Online, Nikkan SPA!, dan media Jepang lainnya.
Catatan singkat: Ini bukan survei ilmiah terkontrol — ini adalah kumpulan apa yang orang Jepang sungguhan katakan dengan kata-kata mereka sendiri, dalam bahasa mereka sendiri, di platform publik. Kebanyakan panduan berbahasa Inggris hanya bilang "diam di kereta." Kami ingin menunjukkan mengapa — dan betapa banyak nuansa yang sebenarnya tersembunyi.
Pertama, Kejutan Terbesar
Ada satu hal yang orang Jepang sendiri selalu tunjukkan: Kesunyian kereta Jepang itu tidak biasa secara global.
Di kebanyakan negara — di seluruh Eropa, Amerika, Asia Tenggara, Timur Tengah — berbicara dan menelepon di kereta adalah hal yang sangat normal. Kesunyian hampir total di Jepang adalah pengecualian, bukan aturan umum.
東南アジアのみならず、オーストラリアでも欧州のたいていの国でも、列車内での通話を禁止している国の方が少数派のような気がします。絵表示などを指さして教えると大抵はやめる。 Bukan hanya Asia Tenggara — di Australia dan sebagian besar Eropa juga, negara yang melarang telepon di kereta justru yang minoritas. Kalau kamu tunjuk tandanya, kebanyakan orang akan berhenti. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro (tinggal di Australia, Jawaban Terbaik)
あれね。日本がマナー良すぎるというか、日本の電車が異常なんだよ。海外からきたら電車の中で携帯で話すなとか、トラベルバッグ持ち込むなとかわかんないから。 Begini — bukan negara lain yang tidak sopan. Kereta Jepang yang tidak biasa. Kalau kamu datang dari luar negeri, kamu tidak akan tahu soal larangan telepon atau aturan soal koper. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
ヨーロッパには一切ありません。そのため、延々と大声で通話している人や、一緒に乗っている友達とペラペラしゃべっている人があちこちにいます。 Di Eropa sama sekali tidak ada larangan seperti itu. Jadi orang ngobrol di telepon atau bicara dengan teman di mana-mana. — Hint-Pot (penulis Jepang yang tinggal di Inggris)
Beberapa negara menemukan jalan tengah yang kreatif. Inggris dan beberapa negara Eropa punya bagian "Quiet Coach" — gerbong khusus yang diharapkan sunyi, sementara gerbong lain boleh ngobrol normal. Di Jepang, seluruh kereta beroperasi sebagai zona sunyi. Seperti yang dicatat artikel Toyokeizai: wisatawan yang terbiasa dengan sistem Quiet Coach merasa benar-benar terkejut dengan pendekatan "semua gerbong sunyi" ala Jepang.
Konteks ini penting. Ketika seseorang dari luar negeri menelepon di kereta di Jepang, mereka tidak sedang bersikap tidak sopan — mereka melakukan sesuatu yang sangat normal di negara asal mereka. Banyak orang Jepang memahami hal ini.
旅行先のマナーを学んでから旅行に行く人なんていませんから……。こればっかりはどうしようもないですね。 Tidak ada yang mempelajari tata krama tempat tujuan sebelum bepergian... Hal ini memang tidak bisa dihindari. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Apa yang Benar-Benar Penting — Pengukur Suhu
Tidak semua hal di kereta Jepang punya bobot yang sama. Ada yang sama sekali tidak masalah. Ada yang perlu sedikit perhatian. Dan satu hal yang benar-benar mengganggu orang. Inilah yang 177 suara orang Jepang katakan kepada kami.
🟢 Ngobrol Pelan dengan Teman
Jawaban jujurnya: ngobrol di kereta boleh kok — cukup pelankan suaranya.
Dari 65 tanggapan tentang ngobrol dengan teman di kereta, mayoritas menerima atau netral. Kata kunci yang selalu muncul? Volume.
- Positif (menerima): 35.4%
- Netral: 47.7%
- Negatif: 16.9%
ボリュームと内容による。 Tergantung volume dan isi pembicaraannya. — Pengguna Girlschannel
法律で禁止されてるわけでもなし、普通の声量なら日常の一部。 Ini tidak melanggar hukum. Dengan volume normal, itu cuma bagian dari kehidupan sehari-hari. — Pengguna Girlschannel
話し二割、周りへの気遣い八割。 Dua puluh persen ngobrol, delapan puluh persen memperhatikan orang di sekitar. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Kalimat terakhir itu luar biasa. Ini menangkap dengan sempurna cara orang Jepang berpikir tentang ruang bersama: bukan berarti ngobrol dilarang — tapi kamu tetap sadar akan orang-orang di sekitarmu saat melakukannya.
Beberapa orang menunjukkan bahwa tingkat kesunyian bervariasi tergantung konteks:
関西人は電車で喋る、関東は喋らない、と、テレビで見ましたが。 Saya lihat di TV bahwa orang Kansai ngobrol di kereta, sedangkan orang Kanto tidak. — Pengguna Girlschannel
満員じゃなきゃ普通に声を抑えて話すよ。 Kalau keretanya tidak penuh, saya ngobrol biasa — cuma dengan suara lebih pelan. — Pengguna Girlschannel
Dan ada sesuatu yang mungkin mengejutkanmu: orang Jepang sendiri bilang kereta tidak selalu sunyi — bahkan tanpa wisatawan. Rombongan anak SMA, penumpang akhir pekan, dan penumpang larut malam semuanya ngobrol dengan bebas.
その証拠に高校生が大勢乗る時間帯の、電車のうるさいこと!電車の静かさは文化ルールではなく一人で乗る人が多いという構造的理由。 Buktinya: coba dengarkan betapa berisiknya kereta saat jam anak SMA naik! Kesunyian kereta bukan aturan budaya — ini alasan struktural, karena kebanyakan orang naik sendirian. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro (Jawaban Terbaik)
学生の頃は多分周りからはうるさいと思われるくらい友達と喋っていた。今は喋るなら小声で喋るよ。 Waktu masih pelajar, mungkin saya ngobrol dengan teman cukup keras sampai mengganggu orang sekitar. Sekarang kalau ngobrol, saya berbisik. — Pengguna Girlschannel
Intinya: ngobrol pelan itu sama sekali tidak masalah. Cukup perhatikan volume-mu — kalau kamu lihat orang di sekitar sedang diam atau istirahat, pelankan suaramu sedikit. Sungguh, itu saja yang diperlukan.
🟡 Telepon
Yang satu ini khas Jepang — dan orang Jepang tahu itu.
Menelepon di kereta adalah perilaku yang paling sering diingatkan untuk dihindari wisatawan. Data kami menunjukkan bahwa orang Jepang memang memperhatikan hal ini — tapi reaksi mereka lebih bernuansa dari yang kamu kira.
Dari 42 tanggapan tentang menelepon di kereta:
- Positif (memahami): 23.8%
- Netral: 40.5%
- Negatif: 35.7%
Tanggapan "positif" dan "netral" di sini bukan berarti orang senang mendengar telepon — artinya banyak orang Jepang memahami mengapa itu terjadi dan tidak menyalahkan wisatawan.
電車で電話するなというのは日本特有のローカルルールです。外国人観光客も増えてきており、ルール・マナーを知らない人も多々います。 Aturan "jangan menelepon di kereta" adalah aturan lokal khas Jepang. Dengan semakin banyaknya wisatawan asing, tentu banyak yang tidak tahu. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
日本では電車の中で居眠りをする人もいますので静かにするのがマナーだと教えられてますよね。でもそれは他の国に行くと必ずしもそう教えられてないんです。 Di Jepang, orang tidur siang di kereta, jadi kami diajari bahwa diam itu sopan. Tapi di negara lain, belum tentu diajarkan seperti itu. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro (Jawaban Terbaik)
Seseorang menjelaskan hal menarik tentang mengapa percakapan telepon terasa lebih mengganggu daripada obrolan biasa:
片方の声しか聞こえない(会話が成立してない)話し声はやたら耳障りに感じちゃう。 Kalau cuma dengar satu sisi percakapan — di mana dialognya tidak lengkap — rasanya sangat mengganggu telinga. — Pengguna Girlschannel
Ini sejalan dengan apa yang psikolog sebut "halfalogue" — mendengar hanya satu sisi percakapan telepon lebih mengganggu secara kognitif daripada mendengar dua orang mengobrol, karena otakmu terus berusaha mengisi bagian yang hilang.
Dan banyak orang Jepang membantah gagasan bahwa ketidaksopanan bertelepon hanya soal wisatawan:
私は外国人が、そんなことをしたのは、見たことはありません。この前、山手線で、なんと1車両で2人電話してまして、トラブルになってました。2人とも日本人です。 Saya belum pernah melihat orang asing melakukan itu. Tempo hari di jalur Yamanote, ada dua orang menelepon di gerbong yang sama dan menimbulkan masalah — keduanya orang Jepang. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
どんな国にも常識はずれやマナーを知らない輩はいますよ。気にしないこと。 Di negara mana pun ada orang yang tidak tahu aturan. Jangan dipikirkan. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Apa yang sebaiknya dilakukan: Kalau perlu menerima telepon mendesak, turun di stasiun berikutnya — itu juga yang dilakukan penumpang Jepang. Untuk sekadar bilang "nanti saya telepon balik," kebanyakan orang tidak akan keberatan. Dan mengetik pesan? Selalu boleh, kapan saja.
🔴 Musik Keras dan Kebocoran Suara dari Earphone
Inilah yang paling benar-benar mengganggu orang Jepang — dan ini bukan soal wisatawan.
Dari 70 tanggapan tentang kebocoran suara earphone, perasaannya sangat kuat. Ini adalah topik yang dinilai paling negatif dari ketiga kategori.
- Positif (menerima): 17.1%
- Netral: 41.4%
- Negatif: 41.4%
Menurut survei Shirabee (2024, n=678), 79.9% penumpang kereta pernah mengalami kebocoran suara earphone dari orang di dekatnya. Asosiasi Kereta Api Swasta Jepang menempatkannya sebagai gangguan No. 1 saat jam sibuk pagi.
僕は基本的には温厚である。優しくはなくても、寛容ではあると思う。そんな僕にもどうしても許せない行為がある。それが「音漏れ」だ。 Saya pada dasarnya orang yang kalem. Mungkin bukan yang paling lembut, tapi saya rasa saya cukup toleran. Tapi ada satu hal yang benar-benar tidak bisa saya maafkan: kebocoran suara earphone. — Penulis note.com
音漏れしている本人はその事実に気が付きえない。 Orang yang earphone-nya bocor tidak mungkin menyadarinya sendiri. — Penulis note.com
Kalimat kedua menangkap insight penting: tidak seperti bicara terlalu keras (yang bisa kamu koreksi sendiri), kebocoran suara earphone tidak terlihat bagi orang yang menyebabkannya. Kamu benar-benar tidak bisa mendengar earphone-mu sendiri dari luar.
Dan orang Jepang tidak hanya menderita dalam diam — mereka sudah mengubahnya menjadi fenomena budaya tersendiri:
ワイヤレスのやつ実はイヤホンじゃなくて本体から音鳴ってるんじゃないかと何度も確認してしまう。 Dengan earphone wireless, saya terus-terusan mengecek apakah suaranya benar-benar keluar dari earphone atau malah dari speaker HP. — Pengguna Girlschannel (komentar paling banyak disukai, 93 upvote)
心の中でなんの歌クイズをしてる。 Saya main kuis "tebak lagu" di dalam kepala. — Pengguna Girlschannel
むしろ「こういう音楽が好きなんだ」と個人情報盗んだ気になってる。 Saya malah merasa seperti mencuri informasi pribadi mereka — "oh, ternyata dia suka musik seperti ini." — Pengguna Girlschannel
Inilah mengapa otakmu merasa terganggu (bukan cuma kamu):
人の脳は、その不規則な旋律を意味あるものとして処理しようとするため、イヤホンの音漏れは不快になりやすい。 Otak manusia berusaha memproses melodi yang terputus-putus itu sebagai sesuatu yang bermakna — itulah mengapa kebocoran suara earphone begitu menjengkelkan. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Tips praktis: Gunakan earphone in-ear (tipe canal) atau model noise-canceling. Earphone open-ear dan bone conduction memang bocor suara secara desain — bagus untuk jogging, bukan untuk kereta yang penuh. Kalau kamu pakai earphone wireless, lakukan seperti jutaan penglaju Jepang: cabut satu earphone sebentar untuk memastikan suaranya tidak keluar dari speaker HP. Kamu akan bergabung dalam ritual paranoia sunyi berskala nasional.
Mesin Budaya: Mengapa Kereta Jepang Bekerja Seperti Ini
Jadi apa yang membuat kereta Jepang berbeda? Bukan hukum — tidak ada larangan hukum terhadap bicara di kereta. Ini sesuatu yang lebih menarik: sebuah sistem operasi budaya bersama yang dibangun di atas tiga gagasan.
Kuuki wo Yomu (空気を読む) — Membaca Suasana
Ini adalah gagasan bahwa kamu memperhatikan suasana di sekitarmu dan menyesuaikan perilakumu. Di kereta pagi yang sunyi penuh penumpang tidur, "suasana" berkata: pelankan suaramu. Di kereta Sabtu sore yang penuh keluarga mengobrol dalam perjalanan ke taman hiburan, "suasana"-nya sama sekali berbeda.
電車の中に限った話ではありませんが、その場の空気というものがあります。「空気を読む」ってことじゃないでしょうか? Ini bukan hanya soal kereta — setiap ruang punya suasananya sendiri. Bukankah itulah yang disebut "membaca suasana"? — Pengguna Yahoo! Chiebukuro (Jawaban Terbaik)
Meiwaku (迷惑) — Tidak Menyusahkan Orang Lain
Meiwaku adalah nilai Jepang tentang tidak menyebabkan masalah atau ketidaknyamanan bagi orang lain. Ini bukan soal mengikuti buku aturan — ini tentang secara alami menyadari bagaimana tindakanmu mempengaruhi orang-orang di sekitarmu.
多くの人が不快と思うとそれが社会的にマナー違反となり禁止行為とされる訳です。 Ketika banyak orang merasa tidak nyaman dengan sesuatu, itu secara bertahap menjadi pelanggaran tata krama sosial — lalu menjadi tindakan yang dilarang. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
マナーって固定されたルールじゃなくて、その時代と場所に合った人への配慮。 Tata krama bukan aturan yang kaku — itu adalah kepedulian terhadap orang lain yang disesuaikan dengan waktu dan tempat. — Penulis blog
Ruang Terbuka vs. Ruang Tertutup
Salah satu penjelasan paling menarik datang dari seorang penglaju Jepang yang menggambarkan perbedaan budaya dalam konteks ruang:
そのスペースをオープンスペースとして捉えるか、クローズドスペースとして捉えるかの違いでしょうね。大多数の民族は、車も電車もオープンスペースとして扱う。 Ini soal apakah kamu melihat ruang itu sebagai terbuka atau tertutup. Kebanyakan budaya memperlakukan mobil dan kereta sebagai ruang terbuka. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Di kebanyakan negara, gerbong kereta terasa seperti ruang terbuka — seperti alun-alun atau taman. Di Jepang, ia diperlakukan lebih seperti ruang tertutup — seperti ruang tamu seseorang. Kamu tidak akan memutar musik keras-keras di ruang tamu orang lain. Insting itulah yang mendorong kesunyian.
Dan artikel Diamond Online menawarkan insight struktural yang lebih dalam:
日本人は「許可されたこと以外やらない」ポジティブリスト思考。外国人は「禁止されたこと以外やっていい」ネガティブリスト思考。暗黙ルールが伝わらない構造的原因。 Orang Jepang mengikuti pemikiran "daftar positif" — jangan lakukan apa pun kecuali diizinkan secara eksplisit. Banyak orang di luar negeri mengikuti pemikiran "daftar negatif" — semua boleh kecuali yang dilarang secara eksplisit. Itulah penyebab struktural mengapa aturan tidak tertulis tidak tersampaikan. — Diamond Online
Ini bukan soal pendekatan mana yang benar dan mana yang salah — ini tentang sistem operasi budaya yang berbeda berjalan di gerbong kereta yang sama. Memahami perbedaan ini mengubah pengalaman yang membingungkan menjadi momen "oh, ternyata begitu."
Apa yang Orang Jepang Sebenarnya Ingin Kamu Ketahui
Setelah membaca semua 177 tanggapan, tema paling umum bukan "ikuti aturannya" — tapi sesuatu yang jauh lebih hangat. Inilah yang muncul berulang kali:
Mereka tahu Jepang yang tidak biasa — bukan kamu.
この記事にも書いてあるけれど、ほぼ日本でしか聞かない「ガラパゴス」ルールだよね。 Seperti yang ditulis artikel ini, ini adalah aturan "Galapagos" yang hampir hanya terdengar di Jepang. — Pengguna Girlschannel
外国の方は日本人のように周りの目を気にしてびくびくしないので大胆な行動をすることが多いです。その分心が広いんですけどね。 Orang asing tidak khawatir tentang pandangan orang lain seperti orang Jepang, jadi mereka cenderung bertindak lebih berani. Tapi sisi lainnya, hati mereka lebih luas. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Mereka tahu ini bukan hanya masalah "orang asing."
いっぱいありますよ?高校生のとき、帰りの電車の中で、他校の生徒がわざとらしく大声で大笑いしたり話をしていて、とても不愉快でした。 Banyak contohnya! Waktu SMA, di kereta pulang, murid dari sekolah lain sengaja bicara keras dan tertawa terbahak-bahak. Sangat tidak menyenangkan. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
日本人も結構煩いと思いますよ。一人だと静かにできるのに2人以上で乗ってくると結構煩い。 Orang Jepang juga cukup berisik lho, jujur saja. Kalau sendirian bisa tenang, tapi kalau sudah berdua atau lebih, cukup berisik. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Mereka menghargai ketika wisatawan menunjukkan kepedulian.
Sebuah survei menemukan bahwa 62.4% penumpang Jepang pernah melihat masalah tata krama di kereta. Tapi percakapan yang sama juga menunjukkan kehangatan yang tulus:
有名な観光名所を通る路線を使ってますが、どっちかっていうと英語圏の外国人の方の方がお年寄りや子供連れに優先席を譲ってあげてるのを見ますよ。 Saya naik jalur yang melewati tempat wisata terkenal, dan jujur saja, saya lebih sering melihat wisatawan berbahasa Inggris memberikan kursi mereka kepada lansia dan orang tua dengan anak kecil. — Pengguna Yahoo! Chiebukuro
Dan mereka memahami bahwa kesunyian bisa terasa mengintimidasi.
日本の電車は、ほぼ満員なのに驚くほど静か。 Kereta Jepang penuh sesak — tapi sangat sunyi secara mengagumkan. — Wisatawan asing dikutip dalam artikel Netorabo
静かすぎて、逆に気を遣ってしまう。 Begitu sunyinya sampai justru membuat saya jadi sangat sadar diri. — Wisatawan asing dikutip dalam artikel Netorabo
なにか悪いことしちゃった?と不安になる人も。 Ada wisatawan yang mulai khawatir: "Apa saya melakukan sesuatu yang salah?" — Penulis blog
Kalau kamu pernah merasakan itu — kamu tidak sendirian. Kesunyian kereta Jepang memang bisa terasa mengintimidasi pada awalnya. Tapi ini bukan hal pribadi, dan tidak ada yang menghakimimu. Begitu kamu memahami apa yang ada di baliknya, perasaan berubah dari "apa yang salah?" menjadi "oh, ini sebenarnya enak juga ya."
Bagikan Pengalamanmu
Pernah punya momen di kereta Jepang — lucu, canggung, atau ternyata damai? Kami ingin mendengarnya. Ceritamu membantu membangun jembatan antar budaya.
Bagikan pengalamanmu di Voice Box →
Sumber
Data Penelitian Utama
- Data penelitian kesunyian kereta WMJS (177 tanggapan berbahasa Jepang dikumpulkan April 2026)
- Telepon di kereta: 42 tanggapan
- Ngobrol dengan teman: 65 tanggapan
- Kebocoran suara earphone: 70 tanggapan
Data Statistik
- Shirabee (2024): 79.9% penumpang kereta pernah mengalami kebocoran suara earphone (n=678)
- Asosiasi Kereta Api Swasta Jepang: Kebocoran suara earphone masuk peringkat gangguan teratas di kereta (survei 2008, n=813)
- Institut Penelitian Tren Kereta Api: 62.4% penumpang Jepang pernah menyaksikan masalah tata krama dengan penumpang asing (n=306)
Sumber Pengumpulan Opini
Sumber-sumber berikut digunakan untuk mengumpulkan opini dan sentimen orang Jepang. Ini tidak dikutip sebagai otoritas faktual tetapi sebagai platform tempat orang Jepang sungguhan menyatakan pandangan mereka tentang etika di kereta.
Telepon di kereta:
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q13179675723
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q10304290810
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q12283052332
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q1453888789
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q14313073489
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q12254256902
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q12292253052
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q1257346627
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q10158329800
- https://diamond.jp/articles/-/379074
- https://nikkan-spa.jp/2073476
- https://note.com/karanda_videos/n/n78da6e6c931b
- https://girlschannel.net/topics/5034601/
- https://girlschannel.net/topics/1349849/
Ngobrol dengan teman di kereta:
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q14144923184
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q14290718169
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q13283913693
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q12320757117
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q11136128236
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q10310022755
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q14304291054
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q12121178167
- https://girlschannel.net/topics/5826169/
- https://girlschannel.net/topics/3135239/
- https://girlschannel.net/topics/922870/
- https://togetter.com/li/2315009
- https://tetsudotrend.com/310/
- https://nikkan-spa.jp/2073476
- https://nlab.itmedia.co.jp/cont/articles/3654993/
- https://hint-pot.jp/archives/209670
- https://note.com/o_eight/n/nf9f921088209
- https://fsp.hatenablog.com/entry/2025/07/06/110000
- https://toyokeizai.net/articles/-/183456
- https://trilltrill.jp/articles/4198607
- https://anond.hatelabo.jp/20240302171109
Kebocoran suara earphone:
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q1034578870
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q1079513065
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q13267713978
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q14114751664
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q13180990168
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q11311701511
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q12146974207
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q1045567655
- https://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q13246911483
- https://girlschannel.net/topics/2477869/
- https://togetter.com/li/2557077
- https://togetter.com/li/2683652
- https://note.com/escape_velocity/n/nd17b48bc155f
- https://note.com/jesuiskoko/n/nf48ab8e24d0e
- https://note.com/hedgehog0603/n/naad06bc1e0b9
- https://note.com/chanpi202303/n/na3715ed2244c
- https://note.com/miyasato33/n/n316136bd194e
- https://president.jp/articles/-/82329?page=1
- https://otonanswer.jp/post/138829/
- https://sirabee.com/2024/12/21/20163373584/
- https://diamond.jp/articles/-/348096
- https://limo.media/articles/-/18016?page=1
Ingin tahu lebih banyak? Tanyakan kepada orang Jepang
この記事についてもっと聞きたいことがありますか?日本人に聞いてみます。
Voice Box →